Senin, 05 Maret 2012

Bersama


Sahabatku,

Jikalau ada saudaraku yang lain diantara yang lain
pastilah itu kau

Sahabatku,
Kita bersama menyusuri ombak kecil jikalau pasang
Berpanas ria dikala terik :)

Because We Are Best Friend


Jumat, 02 Maret 2012

Sedikit Tapi Berarti


Hargailah siapa saja orang yang dekat dengan kita, baik dia kurang sempurna atau bagaimanapun keadaannya, bisa jadi dia adalah salah satu diantara mereka yang berjasa besar untuk hidup kita.. 

TAMU TERAKHIR


Tamu terakhir itu pasti akan datang menemui kita.
Ia datang bukan untuk mengambil paksa sebagian harta milik kita.
Bukan pula ingin menyantap makanan di meja makan dan mengambil minuman di lemari es milik kita.

Tidak pula ingin meminta pertolongan kepada kita untuk melunasi hutang-hutangnya. Atau pun meminta syafaat.
Dan bukan pula menghiba kepada kita agar diringankan beban berat yang ia tanggung.

Ia datang kepada kita membawa misi dan tugas yang pasti.
Kita, kerabat, handaitaulan dan bahkan jika penduduk bumi seluruhnya dikerahkan; tak mampu menahan ketibaannya.

Jika kita berlindung di sebuah istana yang megah, yang dikelilingi benteng kokoh dan pagar-pagar yang kuat. Dan kita dijaga para pengawal dan bodyguard sekalipun, maka dengan mudah ia menerobos masuk menjumpai kita.
Sesungguhnya ia tak perlu mengetuk pintu atau meminta izin bertemu dengan kita.
Atau membuat janji sebelumnya dengan kita.

Bahkan ia datang menemui kita setiap waktu dan dalam keadaan yang bagaimanapun jua. Sibuk ataukah senggang. Sehat atau sakit, kaya atau miskin, di perjalanan atau menetap di sebuah tempat.
Tamu kita ini tidak memiliki kelembutan hati, yang akan tersentuh oleh kata-kata hiba dari kita atau luruh melihat tetesan air mata kita. Tetap kunjungannya tak akan mundur walau sesaat.
Demikian pula ia tidak menerima hadiah dan suap. Karena harta dunia seluruhnya tidak sebanding baginya dengan apa pun walau seharga sayap nyamuk.
Karena yang dia kehendaki hanyalah diri kita. Bukan selain kita. Yah ia ingin mengambil ruh kita. Memisahkan nyawa dengan raga kita. Itulah akhir perjalanan hidup kita.

Dialah malaikat pencabut nyawa.
Ketika ia datang, maka harta yang berlimpah. Asset yang bertebaran di mana-mana. Jabatan yang disandang. Wanita jelita pendamping hidup. Mobil mewah yang dipunyai. Gaji yang besar. Dan anak-anak yang lucu dan montok. Semuanya ditinggalkan. Hanya iman dan amal shalih yang akan membantu kita di nun jauh di sana.

Kamis, 12 Januari 2012

Ingin Mengenalmu

Aku ingin mengenalmu dengan sempurna Tanpa penjajakan yang saat ini sedang marak orang lain lakukan. Cukuplah aku mengenalmu melalui murabbi, keluarga, ataupun lingkungan dakwah yang kita lalui bersama. Sejatinya aku tak akan pernah bisa mengenalmu, karena pernikahan adalah proses pengenalan yang berkesinambungan. Pernikahan bukanlah akhir tujuan perkenalan, namun awal sesungguhnya dari perkenalan. Aku memang tak mengenalmu, namun aku akan berusaha mengenalmu semampuku, setelah kita telah dinyatakan halal untuk saling mengenal. Aku ingin melamarmu dengan sempurna Tanpa pertukaran cincin terlebih dahulu seperti yang orang lain bilang tunangan. Cukuplah aku mengenalkan diri dan keluargaku pada keluargamu. Hingga tercipta keharmonisan awal yang sejatinya tercipta karena menghormati kesucian pernikahan. Aku memang tak sanggup memberikan banyak harta untuk melamarmu, namun di jalan dakwah yang akan ku jalani denganmu, aku berjanji untuk berusaha mencari harta semampu kita. Harta yang halal untuk kita pakai bersama. Aku ingin menikahimu dengan sempurna Tanpa terlalu banyak kemeriahan yang mendekati kenikmatan dunia. Cukuplah rasa bahagia yang menyelimuti keluarga, sanak saudara, beberapa kolega, serta kita berdua khususnya, menjadi keriangan tersendiri dalam haru yang tercipta karena telah sah-nya untuk menjalani biduk rumah tangga. Aku memang tak mampu untuk memberikan kebahagiaan berlimpah di hari pernikahan kita, namun aku berjanji akan selalu membuatmu bahagia di hari-hari setelah pernikahan kita nantinya. Sejatinya pernikahan bukanlah akhir dari perjalanan hidup kita, namun gerbang awal untuk membuka salah satu jalan menuju ridha-Nya. Aku ingin mencintaimu dengan sempurna Tanpa banyak kata yang membalut kebohongan belaka. Cukuplah rayuan dan candaan ringan untuk menghiasi pernikahan kita. Aku memang tak pandai merangkai kata romantis untuk selalu menyenangkanmu, namun aku tahu bagaimana memposisikan kedudukanmu. Kau bukan berada di atas kepala hingga selalu haus akan sanjung puja, bukan pula berada di bawah kaki untuk diinjak dan dihina. Kau adalah tulang rusuk kiriku, dekat dihatiku untuk selalu kucinta. Aku tidak berani berjanji untuk mencintaimu sepenuhnya, namun aku berani berjanji untuk selalu belajar mencintaimu sepenuhnya. Cinta sejati yang membuat kita semakin mencintai-Nya. Aku ingin hidup bersamamu dengan sempurna Tanpa banyak terpengaruh hal-hal yang menimbulkan perselisihan antara kita berdua. Cukuplah atas nama Allah segala tingkah polah kita, disertai Al-Qur’an penerang jalan hidup kita, dan Al-Hadits pengiring liku hidup kita. Aku memang tak bisa membuatmu bahagia selalu, namun aku berjanji untuk selalu ada dalam setiap suasana dan kondisi perasaanmu. Aku ingin menyediakan pundak dalam kesedihanmu, menjadi obat penenang dalam kegundahanmu, serta melebarkan pangkuan di saat kelemahanmu. Aku ingin memperoleh keturunan darimu dengan sempurna Tanpa ego yang menaungi diri masing- masing, kita berdua membicarakan persetujuan dalam perencanaan. Cukuplah kita berdua yang tahu akan keinginan dan kemampuan kita. Melaluimu, terlahirlah para jundi kecil pelengkap hidup kita. Yang menjadikanku pondasi bangunan pemikiran mereka, serta menjadikanmu madrasah berilmu yang tak ada habis-habisnya. Kita ciptakan generasi terbaik bangsa yang kan mengukir sejarah peradaban, setidaknya yang kan mampu membuat kita bangga, karena telah memiliki penerus dakwah seperti mereka. Aku tak sempurna. Kau pun tak sempurna. Ketidaksempurnaanmu menjadi pelengkap ketidaksempurnaanku, hingga kita terlihat sempurna, meski hanya bagi kita berdua. Biarlah Allah yang Maha sempurna, yang berhak menilai kesempurnaan kita.



^,^
J J J